Minggu, 24 Maret 2019

RADIO TV STISIPOL CANDRADIMUKA PALEMBANG

Candradimuka radio dan tv



Ok selamat siang semuanya kali ini admin akan membahas tentang fasilitas komunikasi yang ada di stisipol candradimuka palembang. Baiklah untuk teman-teman yg berminat belajar komunikasi di kampus saya silakan kepo i dong tentang kampus saya baik medsosnya atau pun secara langsung baiklah langsung saja

Stisipol candradimuka palembang khususnya jurusan komunikasi memiliki perlengkapan belajar seperti lab radio, tv dan yang lainya setiap mahasiswa berhak dan bebas jika ingin belajar mengunakan fasilitas tersebut, dan pastinya dengan adanya tempat belajar seperti ini admin sendiri jadi tambah semangat untuk mengetahui dunia broadcasting sebelumnya,, jadi tunggu apa lg guys mumpun lagi ada kesempatan pembukaan mahasiswa baru nie ..

Cukup sekian blog kita pada siang ini ,, byyyy...

REVIEW BUKU



1. Pengertian public relations
Dalam buku ini saya membaca bahwa penulis Kriyantono (2008) menjelaskan tentang perbedaanpublic relations dan hubungan masyarakat, yang ditulis di bab 1 halaman 3. Perbedaan dari public relations dan hubungan masyarakat yang di sebut adalah karena keduanya mempunyai arti kata yang berbeda. Arti kata “public” dalam public relations berbeda dengan kata “masyarakat” dalam hubungan masyarakat, istilah masyarakat terlalu luas karena public (publik) hanya bagian dari masyarakat yang luas itu (paragraf 5, hlm. 3).
Menurut saya penjelasan tersebut masuk akal karena dilihat dari arti kedua kata tersebut sudah menunjukkan perbedaan tetapi mungkin masih banyak orang yang mengira bahwa humas dan public relation adalah sama. Karena beberapa kali saya membaca jurnal dan pada jurnal tersebut menggunakan istilah public relationdengan istilah hubungan masyarakat (Humas). Namun, dalam buku Public Relations Writing ini, tidak di jelaskan mengenai perbedaan dari istilah lain seperti manajemen communication, corporate communication dan marketing communication. 
2.    Tujuan
Menurut buku Public Relations Writing (Kriyantono, 2008) yang ditulis di bab 1 halaman 6. Tujuan dari public relations dalam realita praktik di perusahaan adalah menciptakan pemahaman publik, membangun citra korporat, membangun opini publik yang favourable serta membentuk goodwill dan kerja sama (paragraf 3, hlm. 6).
Tujuan public relations dalam buku ini menurut saya sudah mencakup keseluruhan dari tujuan public relations yang secara keseluruhan tujuannya adalah “untuk menciptakan citra baik perusahaan sehingga dapat menghasilkan kesetiaan publik terhadap produk yang ditawarkan oleh perusahaan” (Mulyana, 2007). Tetapi dari tujuan-tujuan yang telah di sebutkan pada buku Public Relations Writing, menurut saya ada tujuan yang kurang yang belum disebutkan di dalam buku ini yaitu salah satu tujuan yang disebutkan menurut Jefkins dalam bukunya yang berjudul Public Relations “Untuk memastikan bahwa para politisi benar-benar memahami kegiatan-kegiatan atau produk perusahaan yang positif, agar perusahaan yang bersangkutan terhindar dari peraturan, undang-undang, dan kebijakan pemerintah yang merugikan” (Jefkins, 2003, h. 54). Seperti yang sudah dijelaskan, bahwa pentingnya pemahaman kegiatan-kegiatan dan produk positif perusahaan bertujuan untuk menghindari peraturan, undang-undang dan kebijakan pemerintah yang merugikan, karena hal tersebut bisa mempengaruhi citra pada perusahaan.

     Menutup tulisan ini, menurut saya tulisan karya Kriyantono ini pada bab 1 sudah mencakup banyak hal, dan banyak memberikan pengetahuan yang berhubungan dengan public relationsseperti pengertian public relations, tujuan, fungsi, ruang lingkup pekerjaan, public relations tools, dan public relationsprofesional. Pada bab 1 buku ini juga banyak menampilkan gambar sebagai contoh-contoh yang membuat pembaca tidak terlalu bosan saat membaca bukupublic relations writing ini. Tetapi agar menambah pengetahuan pembaca, saya merekomendasikan pembaca untuk membaca dari literatur atau jurnal lain

PERSONAL BRANDING




Personal branding adalah bagaimana Anda membangun dan mempromosikan apa yang Anda perjuangkan.

Ada 2 macam Personal Branding :
1. Alami (natural) 
Yaitu seseorang yang dengan alami sudah melakukan personal branding tanpa disadarinya.
2. Buatan (by design)
Yaitu seseorang yang dengan sengaja menciptakan personal brandingnya untuk mencapai hal tertentu.
Ada 2 Komponen penting dalam Personal Branding :

1. Komponen Utama :
– Value : Nilai Unggul
Pada komponen ini biasanya banyak orang yang merasa kesulitan untuk menemukan nilai unggulnya dari segala yang diminatinya dikarenakan orang tersebut kurang banyak berlatih dalam memaksimalkan nilai unggul mereka sehingga mereka merasa ragu dalam mencapai komponen ini.
Dan ada juga Orang yang secara alami sadar dengan value mereka, orang tersebut sudah bisa menentukan value mereka dalam memunculkan personal branding mereka.
Cara yang sederhana untuk memunculkan value kamu adalah dengan berlatih secara konsisten dalam memaksimalkan potensi diri
Bagi kamu yang kesulitan menemukan value yang ada di diri kamu, cara yang termudah untuk kamu lakukan adalah dengan berkonsultasi dengan mentor yang tepat dalam memaksimalkan Personal Branding kamu.
– Skill : Ketrampilan
Setiap orang mempunyai ketrampilan, kemampuan dan kelebihan.
Cara terpenting untuk mengembangkan Skill adalah dengan fokus pada kelebihan kamu, bukan pada kekurangan kamu.
– Behaviour : Tingkah laku
Tingkah laku akan mendukung semua aspek yang akan memunculkan kamu seperti apa.
Jadi apabila tingkah laku yang kamu kembangkan dengan cara positif maka hasilnya pun akan positif begitu sebaliknya.

2. Komponen Pendukung :
– Appereance : Penampilan diri
Penampilan akan menunjukan akan mempresentasikan diri kamu, apakah kamu seorang yang rapih, sederhana, eksekusif dan seterusnya
– Aniqueness : Keunikan pada diri sendiri
Keunikan pada diri kamu sendiri yang tidak dimiliki orang lain.
– Authentic : Keaslian pada diri sendiri
Otentik dan tidak dibuat-buat sebagai identitas original kamu yang khas.

TABBLE MANNER

Table manner ( tata krama diatas meja makan

Sopan santun adalah aturan yang digunakan saat makan, yang mungkin juga termasuk penggunaan peralatan . Budaya yang berbeda mematuhi aturan yang berbeda untuk tata krama. Setiap keluarga atau kelompok menetapkan standar sendiri untuk seberapa ketat aturan ini harus ditegakkan.

Pengalaman pertama yang dirasakan , bnyak ilmu yg dpat dipetik dri kegiatan ini , dan senangnya karna hal inilah kita  bisa menjaga wibawa kita saat berada di meja makan terhadap orang lain , kegiatan yg diadakan oleh dosen pengajar ibu sumarni bayu anita berlangsung pada tanggal 9 maret 2019 di hotel harpper palembang pukul 17.00 hingga selesai dengan menu2 piliahan yaitu
. Menu Table manner (just menu)

1. Welcome Bread: Soft Roll & Butter
2. Appetizer: Pink Fruit Salad
3. Soup: Cream Chicken Soup with Garlic Bread Crouton
4. Main Course: Beef Katsu served with Baked 5. 5. 5. Potatoes, Buttered Vegetables & Mushroom Sauce
6. Dessert: Tiramisu served with Strawberry Ice Cream

Berikut beberapa foto yg diambil :





WAWW... S2 PASCA SARJANA ILMU KOMUNIKASI TELAH DIBUKA DIPALEMBANG

PEMBUKAAN S2 ILMU KOMUNIKASI STISIPOL CANDRADIMUKA PALEMBANG

alhamdullilah , dibulan ini stisipol candradimuka palembang membuka program pasca sarjana ilmu komunikasi yg sebelumnya hanya membuka 1 program paca sarjana yaitu ilmu adminitrasi public. Dan sekarang mulai bisa menerima pendaftaran calon mahasiswa baru program pasca sarjana jd untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi website kami atau datang langsung di pmb stisipol candradimuka palembang.


Dan ini adalah foto interview bersama pak febriansyah salah satu marketing/dosen program s2 pasca sarjana ilmu komunikasi stisipol candradimuka palembang.

Dan berikut beberapa pertanyaan dari kami

Why (Mengapa) : Karna Terkendala Sumber daya manusia atau SDM Khususnya dosen karna pada saat itu, Dosen S3 harus ada 6 Orang
How (Bagaimana) : Proses pembangunan S2 Komunikasi hampir sama dengan pendahulunya S2 MAP Mulai dari sarana dan prasarana sumber daya manusia dan lain lain sesuai dengan kerperluan dizaman saat ini / Millenial
What (Apa) : Latar belakang berdirinya S2 atau Magister Ilmu Komunikasi Karna untuk menghadapi perkembangan zaman di era revolusi atau millenial sekarang, kita membutuhkan perkembangan ilmu ilmu bagi masyarakat dalam menghadapi persaingan secara Global, Prodi S1 Ilmu komunikasi tertua di Sumatera Selatan maka dari itu hari dikembangkannya, terus adaptasi merubah tantangan menjadi peluang.
How (Siapa) : Yang terlibat menristekdikti yang diwakili ketua lembaga layanan pendidikan tinggi (LLDIKTI)  wilayah II Professor Slamet widodo,M.Si Ketua Stisipol Candradimuka
ibu Dr. Lishapsari Prihatin, M.Si, Bidang III Kemahasiswaaan Bpk, M Febrianza M.Si.
Where (Dimana) : Tempat pengambilan surat keputusan atau SK berlangsung di lampung yang diserahkan Bpk. Professor Slamet widodo M.Si  Kepada ketua Stisipol Candradimuka Dr. Lishapsari Prihatin, M.Si Bersama ketua yayasan Bpk, Yudi Dewanto
When (Kapan) : Resmi dibuka Setelah 

TOKOH PR FAVORIT SAYA


Mario Teguh adalah seorang motivator dan konsultan berkebangsaan Indonesia. Ia meraih gelar Sarjana Pendidikan dari IKIP Malang. Mario Teguh sempat bekerja di Citibank, kemudian mendirikan Exnal Corp Jakarta menjabat sebagai CEO dan Senior Consultant. Ia juga membentuk komunitas Mario Teguh Super Club. Wikipedia
Lahir: 5 Maret 1956 (usia 63 tahun), Makassar
Suami/istri: Aryani Soenarto (k. 1984; c. 1993); Linna Teguh (k. 1995)
Pasangan: Linna Teguh (m. 1995)

BUKU KARANGAN MARIO TEGUH

  1. Becoming a Star (2006)
  2. One Million Second Chances (2006)
  3. Life Changer (2009)
  4. Leadership Golden Ways (2009)

TIPS MARIO TEGUH

Semua keberhasilan dan kegagalan seseorang itu berasal dari masing masing orang tersebut, memulai suatu usaha apapun harus dimulai dari sikap dan cara berpikir kita dalam menanggapi berbagai situasi yang akan ditemui dalam mengarungi kerasnya kehidupan ini. Semua kita ini adalah orang orang yang memiliki kelebihan dan kekurangan, tinggal bagaimana kita mengoptimalkan potensi kelebihan kita dan meminimalkan kekurangan kita, karna keseimbangan ke semua unsur kita adalah kinci sukses yang akan kita raih. Kita bukan harus berhasil, bukan harus sukses, tapi kita harus mencoba untuk sukses tampa kenal lelah dan kata menyerah, kegagalan adalah jenjang untuk sebuah kesuksesan bukan harus ditangisi dan disesali.

SEMINAR BROADCASTING RADIO ELSHINTA

Seminar broadcasting radio elshinta


Untuk pertama kalinya saya mengikuti seminar ini dan kebetulan acara ini diadakan langsung di tempat saya kuliah di stisipol candradimuka palembang dan salah satu narasumbernya yaitu dosen favorit saya ibu sumarni bayu anita sekali gus kajur komunikasi stisipol candradimuka palembang , dan nara sumber lainya yaitu anggun prisma sebagai anchor elshinta palembang dan haris ansor sebagai pemenang sebagai kategori pembaca beita radio KPID sumsel award 2018 , waw tentunya sebuah nilai lebih untuk mengikuti seminar tersebut , belajar dari pengalaman mereka

Baik selanjutnya kesan dan ilmu yang saya ambil dari seminar tersebut

Diadakan seminar ini bertujuan untuk membentuk dan mengenalkan kepada setiap mahasiswa bahwa pemberitaan itu sangat lah penting untuk masyarakat apa lagi didalam bidang radio dan juga radio adalah salah satu media komuikasi yang mampu bertahan diera milenial ini , walaupun teknologi sudah sangat canggih namun kebutuhan radio buktinya masig banyak dibutukan oleh sebagian masyarakat.

Kesannya di seminar ini tidak hanya menerima materi tapi juga ada juga kegitan lain-lain , seperti lomba yg dibagi menjadi beberapa kategori
1. Lomba baca radio
2. Lomba vlog competitions
3. Doorprize
4. Games
Yang berhadiah :
1. Uang tunai
2. Bingkisan
3. Sertifikat

Dan ini adalah pengalaman yg luar biasa terutama untuk saya , baiklah guya cukup disini dlu hal yg saya bisa ambil dalam mengikuti seminar tersebut

Semoga bermanfaat

PRODUKSI MEDIA CETAK DAN KIT

PRODUKSI MEDIA CETAK DAN KIT




Pengantar

Pembicaraan tentang media cetak berarti membicarakan pers. Sebab terminologi pers terdiri dari: Pertama, pers dalam arti luas adalah seluruh alat komunikasi massa baik cetak maupun elektronik. Kedua, pers dalam arti sempit secara spesifik tertuju pada media cetak berbentuk surat kabar dan majalah. Dalam berbagai literatur surat kabar digunakan sebagai sebutan untuk media cetak yang content-nya mengutamakan hasil jurnalisme berbentuk berita (news). 

Produksi Media Cetak ini ditulis bukan dimaksudkan jadi bacaan instant mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini. Tetapi hanya sekedar pembuka diskusi di ruang kuliah. Sebab sebagai diktat ia hanya memuat pokok-pokok pikiran penulisnya.

Teguh Kresno Utomo, S.IP

I. Introduksi
Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa media cetak termasuk pers dalam pengertian sempit. Artinya, media cetak adalah bagian dari media komunikasi massa. 


II. Media Cetak dalam Perspektif Historis

Dari berbagai literatur yang menitikberatkan pada content media cetak disebutkan bahwa cikal-bakal media cetak bermula pada acta duirna yaitu semacam lembaran yang ditempel pada zaman Romawi kuno. Lembaran ini memuat hal-hal yang dibicarakan dalam senat yang akan disampaikan pada warga kota. Tetapi literatur lainnya yang memusatkan perhatian pada teknologi yang dipakai menyebutkan bahwa media ini sudah ada di China kuno sebelum kertas dan alat cetak dikenal bangsa Eropa.


III. Media Cetak sebagai Institusi Sosial dan Jurnalisme

Pers atau press (Inggris) dalam Bahasa Indonesia yang kita kenal selama ini berasal dari Bahasa Belanda. Ini berarti menyiarkan berita dari barang cetakan. 


~ Teknik Mencari Berita : 
1. Observasi adalah pengamatan realitas oleh jurnalis baik secara langsung maupun tidak langsung
2. Wawancara (interview) adalah tanya jawab baik lisan maupun tulisan dengan nara sumber yang terdiri dari pengumpulan pendapat umum 
3. Cover up adalah sejenis wawancara juga untuk menyusun suatu laporan yang dilengkapi dengan pengaruhnya terhadap masyarakat
4. Press release adalah siaran pers yang dikeluarkan oleh nara sumber yang biasanya berbentuk institusi kepada jurnalis. Tetapi tidak ada tanya jawab bila informasi itu dirasa kurang lengkap.https://fisip8.wordpress.com/2009/10/25/produksi-media-cetak/

Semoga bermanfaat🙏

MARKETING PR DAN NICE

Marketing pr dan nice



Marketing Public Relations (MPR) merupakan proses perencanaan dan pengevaluasian program-program yang merangsang pembelian dan kepuasan konsumen melalui komunikasi mengenai informasi yang dapat dipercaya dan melalui kesan-kesan yang menghubungkan perusahaan dan produknya sesuai dengan kebutuhan, keinginan, perhatian dan kepentingan para konsumen. (Ruslan,2002:p.253)

Marketing Public Relations sebagai suatu proses perencanaan, pelakasanaan dan pengevaluasian program-program yang memungkinkan terjadinya pembelian dan pemuasan konsumen melalui komunikasi yang baik mengenai informasi dari perusahaan terhadap citra merek (Brand Image) terhadap suatu produk tertentu. (Saka abadi,1994:p.46).


Peran Marketing Public Relations : 
Peranan Marketing Public Relations dalam upaya mencapai tujuan utama organisasi menurut Rosady Ruslan :
1. Menumbuhkembangkan kesadaran konsumennya terhadap produk yang tengah diluncurkan itu.
2. Membangun kepercayaan konsumen terhadap citra perusahaan atau manfaat (benefit) atas produk yang ditawarkan / digunakan
3. Mendorong antusiasme (sales force) melalui suatu artikel sponsor (advertorial) tentang kegunaan dan manfaat suatu produk.
4. Menekan biaya promosi iklan komersial, baik di media elektronik maupun media cetak dan sebagainya demi tercapainya efisiensi biaya.
5. Komitmen untuk meningkatkan pelayanan-pelayanan kepada konsumen, termasuk upaya mengatasi keluhan-keluhan (complain handling) dan lain sebagainya demi tercapainya kepuasan pihak pelanggannya.
6. Membantu mengkampanyekan peluncuran produk-produk baru dan sekaligus merencanakan perubahan posisi produk yang lama.
7. Mengkomunikasikan terus menerus melalui media Public Relations (House PR Journal) tentang aktivitas dan program kerja yang berkaitan dengan kepedulian sosial dan lingkungan hidup agar tercapainya publikasi yang positif di mata masyarakat / publik.
8. Membina dan mempertahankan citra perusahaan atau produk barang dan jasa, baik dari segi kuantitas maupun kualitas pelayanan yang diberikan kepada konsumennya.
9. Berupaya secara proaktif dalam menghadapi suatu kejadian negatif yang mungkin akan muncul di masa mendatang. 


Ruslan, 2002: p.262). http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/konsep-marketing-public-relations-mpr.html?m=1



CARA PENULISAN NASKAH PUBLIC RELATIONS

Penulisan naska public relations



Teknik Penulisan Hubungan Masyarakat ( Penulisan Humas ) adalah keterampilan menulis khas.


Tujuan Pelatihan : 

  • Profesional dan profesional
  • Peserta mampu mengembangkan topik dan menulis naskah profesional.

Garis Besar Materi

Materi pelatihan yang akan di bahas topik Public Relations Teknik Penulisan Naskah adalah:
  • Menulis Hubungan Masyarakat
  • Memahami karakteristik MEDIA MASSA DAN MEDIA ONLINE
  • Bentuk dan media yang menggunakan PR
  • Teknik Penulisan PR
  • Teknik Liputan dan Wawancara
  • Teknik pengemasan naskah dan penyuntingan
  • Keterampilan menulis Siaran Pers
  • Keterampilan menulis Advertorial
  • Keterampilan menulis Lembar Fakta, Whitepaper dan Backgrounders
  • Keterampilan menulis Newsletter dan Majalah Inhouse
  • Keterampilan menulis Tor Acara & Publikasi
  • Keterampilan menulis untuk situs web

Metode Pelatihan

Pelatihan Teknik Penulisan Naskah Public Relations dilaksanakan dengan metode:
  • Presentasi, Studi Kasus, Diskusi dan Dialog Informal

Durasi Pelatihan

Pelatihan ini akan dilaksanakan selama 2 hari (08.00 – 16.00 WIB).

Peserta

Pelatihan Teknik Penulisan Naskah Public Relations ini ditujukan untuk para:
  • Hubungan Eksternal
  • Komunikasi Perusahaan / Humas
  • Hubungan Stakeholder
  • Petugas CSR / Comdev

Semoga bermanfaat 
http://valueconsulttraining.com/managerial-training/teknik-penulisan-naskah-public-relations/