1. Pengertian public relations
Dalam buku ini saya membaca bahwa penulis Kriyantono (2008) menjelaskan tentang perbedaanpublic relations dan hubungan masyarakat, yang ditulis di bab 1 halaman 3. Perbedaan dari public relations dan hubungan masyarakat yang di sebut adalah karena keduanya mempunyai arti kata yang berbeda. Arti kata “public” dalam public relations berbeda dengan kata “masyarakat” dalam hubungan masyarakat, istilah masyarakat terlalu luas karena public (publik) hanya bagian dari masyarakat yang luas itu (paragraf 5, hlm. 3).
Menurut saya penjelasan tersebut masuk akal karena dilihat dari arti kedua kata tersebut sudah menunjukkan perbedaan tetapi mungkin masih banyak orang yang mengira bahwa humas dan public relation adalah sama. Karena beberapa kali saya membaca jurnal dan pada jurnal tersebut menggunakan istilah public relationdengan istilah hubungan masyarakat (Humas). Namun, dalam buku Public Relations Writing ini, tidak di jelaskan mengenai perbedaan dari istilah lain seperti manajemen communication, corporate communication dan marketing communication.
2. Tujuan
Menurut buku Public Relations Writing (Kriyantono, 2008) yang ditulis di bab 1 halaman 6. Tujuan dari public relations dalam realita praktik di perusahaan adalah menciptakan pemahaman publik, membangun citra korporat, membangun opini publik yang favourable serta membentuk goodwill dan kerja sama (paragraf 3, hlm. 6).
Tujuan public relations dalam buku ini menurut saya sudah mencakup keseluruhan dari tujuan public relations yang secara keseluruhan tujuannya adalah “untuk menciptakan citra baik perusahaan sehingga dapat menghasilkan kesetiaan publik terhadap produk yang ditawarkan oleh perusahaan” (Mulyana, 2007). Tetapi dari tujuan-tujuan yang telah di sebutkan pada buku Public Relations Writing, menurut saya ada tujuan yang kurang yang belum disebutkan di dalam buku ini yaitu salah satu tujuan yang disebutkan menurut Jefkins dalam bukunya yang berjudul Public Relations “Untuk memastikan bahwa para politisi benar-benar memahami kegiatan-kegiatan atau produk perusahaan yang positif, agar perusahaan yang bersangkutan terhindar dari peraturan, undang-undang, dan kebijakan pemerintah yang merugikan” (Jefkins, 2003, h. 54). Seperti yang sudah dijelaskan, bahwa pentingnya pemahaman kegiatan-kegiatan dan produk positif perusahaan bertujuan untuk menghindari peraturan, undang-undang dan kebijakan pemerintah yang merugikan, karena hal tersebut bisa mempengaruhi citra pada perusahaan.
Menutup tulisan ini, menurut saya tulisan karya Kriyantono ini pada bab 1 sudah mencakup banyak hal, dan banyak memberikan pengetahuan yang berhubungan dengan public relationsseperti pengertian public relations, tujuan, fungsi, ruang lingkup pekerjaan, public relations tools, dan public relationsprofesional. Pada bab 1 buku ini juga banyak menampilkan gambar sebagai contoh-contoh yang membuat pembaca tidak terlalu bosan saat membaca bukupublic relations writing ini. Tetapi agar menambah pengetahuan pembaca, saya merekomendasikan pembaca untuk membaca dari literatur atau jurnal lain

Tidak ada komentar:
Posting Komentar