Manajemen krisis adalah proses yang membahas organisasi dengan sebuah peristiwa besar yang mengancam merugikan organisasi, stakeholders, atau masyarakat umum.
Ada tiga elemen yang paling umum untuk mendefinisi krisis:
1. Ancaman bagi organisasi
2. Unsur kejutan
3. Keputusan waktu singkat
Krisis adalah suatu emergency, namun tidak setiap emergency adalah suatu krisis. Krisis ditangani oleh manajemen terhadap krisis. Krisis adalah kondisi tidak stabil, yang bergerak kearah suatu titik balik, dan menyandang potensi perubahan yang menentukan. Sedangkan keadaan darurat (emergency) adalah kejadian tiba-tiba, yang tidak diharapkan terjadinya dan menuntut penanganan segera.
Manajemen krisis membedakan situasi krisis menjadi : pra-krisis dan krisis. Situasi Pra-krisis adalah situasi masih tenang dan stabil, bahkan tanpa tanda-tanda akan terjadinya krisis, sedangakan Situasi Krisis dirinci dalam tahap-tahap prodomal, akut, kronik, dan pengakhiran (resolution).
ada tujuh jenis/tipe krisis :
- Bencana alam
- Teknologi krisis
- Konfrontasi
- Kedengkian (Malevolence)
- Krisis karena Manajemen yang Buruk (Crisis of skewed management value)
- Krisis adanya penipuan (deception)
- Kesalahan manajemen (management misconduct)
Secara umum perencanaan strategi terdiri dari tiga tahap proses, yaitu :
1. Formulasi strategi
2. Implementasi strategi
3. Evaluasi strategi.
Nah guys pembahasan kita cukup dsini dulu ya , tunggu blog admin berikutnya (https://id.m.wikipedia.org)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar